it's not about caption.
.
"tetaplah menjadi awan putih yang terlihat membosankan,tetapi selalu dinantikan ketika awan hitam menggantikannya."
.
ada seseorang yang bilang ke saya,teman dimasa kita sekolah itu cuma kebutuhan saat kita masih sekolah. selebihnya,setelah kita lulus tidak semua dari mereka membutuhkan kita/kita membutuhkan mereka.
.
.
mungkin saya bertolak belakang dengan pendapat beliau,karena langkah saya belum sejauh beliau.
.
saya pikir,teman dimasa sekolah saya bukan sebuah kebutuhan. tapi sebuah pelajaran berharga yang tidak diajarkan oleh sekolah. mungkin hanya orang yang merugi,yang tidak ingin memiliki banyak teman. karena, semakin banyak memiliki teman/semakin banyak kita mengenal oranglain,semakin banyak juga pelajaran yang bisa kita dapat.
.
banyaknya teman bukan datang dari apa yang kita punya,tapi apa yang kita beri ke mereka. jika ada kejahatan dalam diri kita, 1000 orang pun yang kita tarik untuk menjadi teman kita,semuanya akan hilang percuma. tetapi,jika ada kebaikan dalam diri kita,1000 orang pun akan menjadi teman kita,tanpa kita menariknya.
.
.
sekarang,pelajaran berharga itu pergi satu persatu. bukan,bukan pergi untuk selamanya,bukan pergi meninggalkan kita dengan sengaja, saat ini mereka juga bukan pergi untuk mencari jati dirinya lagi,tapi mewujudkan impiannya dengan jati dirinya sendiri. kita merasa sudah jauh dengan mereka,bukan karena mereka yang berlari meninggalkan kita. tapi karena kita sama-sama berlari kearah yang berbeda. saya percaya,semua cerita yang saya ukir dengan teman-teman saya,akan menjadi sesuatu yang berharga. saat waktunya tiba,cerita itu akan selalu diceritakan kembali bersama mereka. disaat waktu mempertemukan semua kerinduan.
.
"tidak perlu menjadi yang terhebat. jadi saja yang berguna" setjangkir.kopi
.
.
-19 juli 2016.
temanmu😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar